Assalamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh . .
Salam Sehat :)
Sahabat
sehat, kita sering merasakan berbagai rasa dalam kehidupan. Entah itu pahit,
manis, asin atau gurih sekalipun,
semuanya adalah bumbu dalam kehidupan yang indah ini. Karena hidup pasti
mempunyai berbagai masalah, dan masalah itulah yang membuat seseorang menjadi
insan yang kuat, apabila dia mau berusaha untuk menghadapi dan menyelesaikan
masalah tersebut.
Tentunya
dengan do’a dan usaha. Dua unsur tersebut tidak bisa dipisahkan, jika seseorang
hanya berdo’a tanpa ada usaha, dia hanya menginginkan sesuatu yang hanya
diimpikan saja, sedangkan seseorang yang hanya berusaha tanpa mau berdo’a, dia
hanya akan menumbuhkan sifat sombong di dalam hatinya, karena pada akhirnya dia
akan merasa bahwa masalah yang dia selesaikan itu atas usahanya, dia menuhankan
dirinya sendiri. Na’udzubillaah . .
Sedangkan
Rasulullah saw. memerintahkan kepada kita untuk menyelesaikan berbagai masalah
dengan sholat, memohon pertolongan kepada Allah Subhaanahu wata’ala. Karena sebesar apapun masalah kita, apabila
meminta pertolongan kepada Allah, masalah itu akan selesai. Sebaliknya, sekecil
apapun masalah, jika tidak memohon pertolongan kepada Allah, masalah tersebut
tidak akan pernah selesai.
Dinyatakan dalam sebuah hadits, dari
Hudzaifah Radhiyallahu’anhu, ia berkata, “Apabila
Baginda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menemui suatu kesulitan, maka
beliau bergegas mengerjakan sholat.” (HR. Ahmad, Abu Dawud).
Sholat
adalah rahmat Allah Subhaanahu wata’ala
yang sangat luas. Apabila kita bergegas mengerjakan sholat ketika ada masalah,
berarti mendatangkan rahmat Allah subhaanahu wata’ala. Jika rahmat Allah Subhaanahu wata’ala datang, tidak aka
nada lagi kesulitan yang tersisa.
Selain
itu Allah Subhaanahu wata’ala telah
memerintahkan kepada kita untuk mencari pertolongan dengan sholat, dalam
firman-Nya :
“Carilah pertolongan (Allah) dengan sabar
dan sholat.” (QS. Al-Baqarah : 45).
Sahabat sehat yang dimuliakan Allah . .
Kita
adalah makhluk lemah, kita kuat karena kita diberi kekuatan oleh Allah. Kita
pintar karena dipintarkan Allah. Kita cerdas karena dicerdaskan Allah. Kita
bisa makan karena diberi makan oleh Allah.
Kita bisa berdiri, berjalan,
berlari, berpikir, dan semua yang bisa kita lakukan itu karena Allah telah
memberikan semua kemampuan tersebut kepada kita.
Jangan
merasa bisa sendiri, jangan menuhankan diri sendiri dengan berkata :
Ini
hasil jerih payah saya . .
Ini
atas usaha saya saja . .
Dan
tidak ada sedikit pun kalimat yang menyatakan bahwa segala sesuatu yang dia
capai itu adalah atas kuasa Allah. Oleh karena itu, ketika ada masalah apapun
yang datang dalam kehidupan kita, carilah rahmat Allah secepat mungkin. Jangan
menjadi saingan Allah, jangan menjadi orang musryik yang dosanya tidak akan diampuni. Karena orang yang beriman ketika terselamat dari masalah dia akan bersyukur dan memuji Allah Subhaanahu wata'ala.
Yang
sering ktia khawatirkan adalah masalah rezeki. Banyak yang mengkhawatirkan
masalah ini, padahal Allah Subhaanahu
wata’ala telah menjamin rezeki untuk setiap makhluk yang Dia ciptakan.
Namun bagi kita yang imannya lemah, hal tersebut akan menjadi masalah pokok
dalam kehidupan, seakan-akan ayat Allah Subhaanahu
wata’ala tidak ada artinya sama sekali.
Banyak
yang takut miskin dan menginginkan kekayaan. Padahal Allah Subhaanahu wata’ala tidak menginginkan kita untuk jadi miskin atau
kaya, Allah Subhaanahu wata’ala
menginginkan kita untuk menjadi hamba-Nya yang beriman dan ta at. Apapun
kondisi kita, yang penting kita menjadi hamba yang bertakwa.
Allah Subhaanahu wata’ala berfirman, “Dan perintahkanlah keluargamu mendirikan
sholat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki
kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akhir (yang baik) itu
adalah bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Thaahaa : 132).
Dalam ayat
ini Allah Subhaanahu wata’ala
menegaskan bahwa, rezeki itu ada dalam tanggungan-Nya. Apabila ada kekhawatiran
dalam masalah rezeki, istiqomahlah dalam mengerjakan sholat, khsusnya sholat
yang lima waktu.
Jaga waktunya, jaga caranya dan tempatnya. Karena Allah Subhaanahu wata’ala akan memudahkan
rezeki bagi siapa saja yang menjaga sholat. Selain itu, kita bisa menambah
dengan sholat-sholat Sunnah. Sholat Sunnah dhuha, tahajjud, hajat dan
sebagainya.
Syaikh Wahab bin Munabbih rah.a berkata, “Penuhilah keperluan-keperluanmu melalui
sholat hajat. Orang-orang terdahulu, jika menghadapi suatu masalah, mereka
segera mengerjakan sholat. Bila terselamat dari masalah, mereka juga akan
segera mengerjakan sholat.”
Namun
kita harus tahu, bahwa tujuan Allah Subhaanahu
wata’ala memerintahkan untuk mengerjakan sholat, agar kita menjadi hamba
yang benar-benar bertakwa. Karena Allah Subhaanahu
wata’ala akan memberikan banyak kebaikan untuk orang yang bertakwa,
kebaikan di dunia dan di akhirat.
Intinya, sholat bisa mendatangkan rahmat Allah Subhaanau wata'ala dalam kehidupan kita, menjauhkan dari sifat kemusryikan, mendatangkan pertolongan Allah Subhaanahu wata'ala dan melapangkan rezeki. Apapun masalah yag dihadapi carilah rahmat Allah Subhaanahu wata'ala secepatnya dengan sholat
